Tenaga Kerja Lokal vs Non-Lokal

Agustus 19, 2009 at 2:56 am 2 komentar

Bali dibanjiri tenaga kerja non-lokal (baca : tenaga kerja non suku Bali dan expatriate), tentu bukan hal yang aneh. Perputaran ekonomi akibat keberadaan industri pariwisata menarik minat tenaga kerja di seluruh dunia untuk mengais rezeki di Bali. Fenomena ini kerap memunculkan sentimen kesukuan maupun ras di kalangan tenaga kerja, terutama yang bergerak di sektor industri pariwisata. Ini tentu karena tenaga-tenaga non-lokal banyak diantaranya memegang posisi penting di perusahaan yang nota bene berpenghasilan lebih daripada tenaga kerja lokal (baca : tenaga kerja asli Bali) yang kebanyakan menduduki posisi pekerja tingkat pelaksana dengan kesejahteraan lebih rendah, bahkan, tak jarang berada di bawah garis UMP (upah minimum propinsi). Sehingga terkadang, munculah rasa ekslusivitas kedaerahan yang tentunya menimbulkan masalah-masalah sosial baru di perusahaan.
Meskipun secara umum, masyarakat Bali sangat terbuka terhadap pendatang dan belum mempermasalahkan hal ini secara formal, namun perlu kiranya masalah kecemburuan sosial ini disikapi secara arif oleh semua pihak. Terutama dari pihak masyarakat Bali sendiri untuk memacu kemampuan diri agar bisa berada sejajar dengan tenaga-tenaga kerja non-lokal. Apabila tidak dari sekarang berbenah diri, bisa jadi tenaga-tenaga kerja Bali tidak menjadi tuan rumah di pulaunya sendiri, atau malah, terpinggirkan seperti masyarakat Betawi di Jakarta.
Sebenarnya, apa saja kelebihan dan kekurangan tenaga kerja Bali dibanding tenaga kerja non-lokal? Mengapa tenaga kerja non-lokal lebih diterima di posisi atas dibanding tenaga kerja lokal? Hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan dari tenaga kerja lokal untuk berkompetisi di pasaran kerja? Untuk mempersempit ruang lingkup bahasan. dalam tulisan ini fokusnya adalah industri pariwisata, untuk sektor-sektor lain tidak dibahas.
Tenaga-tenaga kerja Bali sebenarnya merupakan “produk unggul” yang memiliki daya saing yang baik di dunia pariwisata. Ini bisa dilihat dari banyaknya permintaan tenaga kerja dari Bali untuk mengisi kekosongan di industri pariwisata di luar negeri, seperti : kapal pesiar, kantong-kantong pariwisata dunia, seperti : Thailand, Maldives, negara-negara Arab, Karibia, dsb. Kelebihan-kelebihannya antara lain :
- Jujur
- Rajin
- Mau bekerja keras
- Tidak banyak menentang atasan
- Memiliki jiwa keramah-tamahan yang tinggi
- Cepat dan mudah memahami hal-hal baru
- Memiliki keterampilan dan pengetahuan dasar pariwisata
Namun sayangnya, kelebihan-kelebihan ini belum cukup diimbangi dengan mental kepemimpinan dan wirausaha (enterpreneurship) untuk meraih posisi-posisi menengah maupun puncak. Kelemahan-kelemahan yang umum dimiliki oleh tenaga kerja lokal, antara lain :
- Memiliki toleransi tinggi terhadap kesalahan (padahal, untuk level manajer, dibutuhkan mental “kesempurnaan” dan minimalisasi kesalahan);
- Tidak berani berterusterang;
- Lebih merasa nyaman jadi pekerja daripada pimpinan;
- Cepat berpuas diri dengan posisi pekerja;
- Cenderung enggan mempelajari hal-hal baru;
Jika semua tenaga-tenaga lokal berkemauan keras untuk memperbaiki kelemahan-kelemahannya, pastilah tenaga kerja Bali mampu bersaing dengan tenaga kerja luar, dan bukan tidak mungkin, suatu saat kelak Bali akan menjadi “majikan” di pulaunya sendiri.

Entry filed under: Budaya Bali. Tags: .

Sebentuk Cinta Kepaada Budaya – Rerahinan Saraswati Sayur Undis

2 Komentar Add your own

  • 1. Kritikavista  |  Desember 13, 2009 pukul 3:23 am

    Ouchhh….saya jadi tersungging. Doain ya mbak semoga dpt kerja d Bali. :)

  • 2. Bunda.Echa  |  Desember 16, 2009 pukul 8:39 am

    Hai, Vista..Semoga keterima di Bali yah. See you in Bali!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

Agustus 2009
S S R K J S M
« Jan   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Tulisan Terkini

Blog Stats

  • 1,385 hits

Tulisan Teratas

  • Tidak ada
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.