Sebentuk Cinta Kepada Ibu-Hari Ibu

Desember 22, 2008 at 12:14 pm Tinggalkan komentar

Bintang berpendar di gelapnya malam
mengingatkanku akan dirimu
kau cahaya yang tak pernah pudar
di langit hatiku yang temaram

Meski pernah kurasa kau sebagai sesosok asing
karena jarimu yang jarang mengelus rambutku
Meski pernah sekelebat terbit rasa ragu
karena getar jantungmu tak terbenam dalam ingatanku

Tapi kau adalah perempuan yang mengandungku
aku tau, kau cinta aku
tanpa terkata, tanpa terucap
Kau perempuan yang mengasihiku
meski air matamu kerap membasahi lenganku
karena aku tidak seperti harapanmu

Aku berterima kasih
pada hidup yang telah kautitipkan pada darah dan dagingku
Aku bersyukur
pada didikanmu yang tak terucap dari bibirmu
Aku bersembah padamu
meski kau tak inginkan itu

Aku tak akan bisa menukar
air susumu dengan air apa pun
Aku tak akan bisa membayar
peluh, darah dan air matamu dalam membesarkanku

Ibu
terima kasih telah memberiku hidup

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Sebentuk Cinta Kepada Sahabat – Nostalgia Masa Lalu Sebentuk Cinta Kepada Hidup – Lonelines is Immortal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Tulisan Terkini

Blog Stats

  • 1,385 hits

Tulisan Teratas

  • Tidak ada
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.